HEADLINE NEWS

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

34 Hal Penyebab Kefakiran menurut Kitab Ta'limul Muta'allim

34 HAL PENYEBAB KEFAKIRAN MENURUT KITAB TA'LIMUL MUTA'ALLIM 

Sahabat ada 34 hal yang menjadi sebab kefakiran, dikutip dari kitab Ta'lim Muta'allim halaman 43-44. Syekh Az-Zarnuji menerangkan tentang penyebab kefakiran dan hal-hal yang bisa menyebabkan kaya.

ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : ﻻ ﻳﺮﺩ ﺍﻟﻘﺪﺭ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﺪﻋﺎﺀ، ﻭﻻ ﻳﺰﻳﺪ ﻓﻰ ﺍﻟﻌﻤﺮ ﺇﻻ ﺍﻟﺒﺮ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﺤﺮﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﺯﻕ ﺑﺬﻧﺐ ﻳﺼﻴﺒﻪ ﺛﺒﺖ ﺑﻬﺬﺍ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺃﻥ ﺇﺭﺗﻜﺎﺏ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﺳﺒﺐ ﺣﺮﻣﺎﻥ ﺍﻟﺮﺯﻕ ﺧﺼﻮﺻﺎ ﺍﻟﻜﺬﺏ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻮﺭﺙ ﺍﻟﻔﻘﺮ , ﻭﻗﺪ ﻭﺭﺩ ﻓﻴﻪ ﺣﺪﻳﺚ ﺧﺎﺹ ,

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Tidak bisa menolak takdir kecuali dengan doa dan tidak bisa menambah umur kecuali dengan amalan kebaikan, sesungguhnya seseorang terhalangi dari rizkinya sebab dosa yang dilakukannya”.

Telah ada dalam hadist ini bahwa melakukan dosa menjadi sebab terhalanginya rezeki, khususnya dosa berbohong, karena berbohong bisa menyebabkan kefakiran dan telah ada hadis khusus tentangnya.

ﻭﻛﺬﺍ ﻧﻮﻡ ﺍﻟﺼﺒﺤﺔ ﻳﻤﻨﻊ ﺍﻟﺮﺯﻕ , ﻭﻛﺜﺮﺓ ﺍﻟﻨﻮﻡ ﺗﻮﺭﺙ ﺍﻟﻔﻘﺮ , ﻭﻓﻘﺮ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺃﻳﻀﺎﻭﺍﻟﻨﻮﻡ ﻋﺮﻳﺎﻧﺎ , ﻭﺍﻟﺒﻮﻝ ﻋﺮﻳﻨﺎ، ﻭﺍﻷﻛﻞ ﺟﻨﺒﺎ , ﻭﺍﻷﻛﻞ ﻣﺘﻜﺌﺎ ﻋﻠﻰ ﺟﻨﺐ , ﻭﺍﻟﺘﻬﺎﻭﻥ ﺑﺴﻘﻮﻁ ﺍﻟﻤﺎﺋﺪﺓ , ﻭﺣﺮﻕ ﻗﺸﺮ ﺍﻟﺒﺼﻞ ﻭﺍﻟﺜﻮﻡ , ﻭﻛﻨﺲ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻓﻰ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺑﺎﻟﻤﻨﺪﻳﻞ , ﻭﺗﺮﻙ ﺍﻟﻘﻤﺎﻣﺔ ﻓﻰ ﺍﻟﺒﻴﺖ ,

Begitu juga tidur di waktu subuh bisa mencegah rezeki, memperbayak tidur menyebabkan kefakiran juga fakir ilmu,tidur dlm keadaan telanjang bulat, kencing dengan telanjang bulat, makan sambil tiduran miring, menganggap remeh jatuhnya makanan, membakar kulit bawang putih dan bawang merah, menyapu di malam hari dengan kain dan meninggalkan sampah berserakan di dalam rumah.

ﻭﺍﻟﻤﺸﻲ ﻗﺪﺍﻡ ﺍﻟﻤﺸﺎﻳﺦ , ﻭﻧﺪﺍﺀ ﺍﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻦ ﺑﺎﺳﻤﻬﻤﺎ , ﻭﺍﻟﺨﻼﻝ ﺑﻜﻞ ﺧﺸﺒﺔ ﻭﻏﺴﻞ ﺍﻟﻴﺪﻳﻦ ﺑﺎﻟﻄﻴﻦ ﻭﺍﻟﺘﺮﺍﺏ , ﻭﺍﻟﺠﻠﻮﺱ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺘﺒﺔ , ﻭﺍﻻﺗﻜﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪ ﺯﻭﺟﻲ ﺍﻟﺒﺎﺏ , ﻭﺍﻟﺘﻮﺿﺆ ﻓﻰ ﺍﻟﻤﺒﺮﺯ , ﻭﺧﻴﺎﻃﺔ ﺍﻟﺜﻮﺏ ﻋﻠﻰ ﺑﺪﻧﻪ , ﻭﺗﺠﻔﻴﻒ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﺑﺎﻟﺜﻮﺏ , ﻭﺗﺮﻙ ﺍﻟﻌﻨﻜﺒﻮﺕ ﻓﻰ ﺍﻟﺒﻴﺖ

Berjalan di depan para guru/orangtua, memanggil ortu dengan namanya saja, membersihkan makanan disela sela gigi dengan benda yang kasar, mencuci kedua tangan dengan tanah dan debu, duduk di ambang pintu, bersandar pada salah satu pintu, berwudhu di tempat istirahat seseorang, menjahit baju di badan, mengeringkan wajah dengan baju dan tidak membersihkan rumah laba-laba di rumah.

, ﻭﺍﻟﺘﻬﺎﻭﻥ ﻓﻰ ﺍﻟﺼﻼﺓ , ﻭﺇﺳﺮﺍﻉ ﺍﻟﺨﺮﻭﺝ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ﺑﻌﺪ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻔﺠﺮ , ﻭﺍﻹﺑﺘﻜﺎﺭ ﺑﺎﻟﺬﻫﺎﺏ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺴﻮﻕ , ﻭﺍﻻﺑﻄﺎﺀ ﻓﻰ ﺍﻟﺮﺟﻮﻉ ﻣﻨﻪ , ﻭﺷﺮﺍﺀ ﻛﺴﺮﺍﺕ ﺍﻟﺨﺒﺰ ﻣﻦ ﺍﻟﻔﻘﺮﺍﺀ , ﻭﺍﻟﺴﺆﺍﻝ , ﻭﺩﻋﺎﺀ ﺍﻟﺸﺮ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻮﺍﻟﺪ , ﻭﺗﺮﻙ ﺗﺨﻤﻴﺮ ﺍﻷﻭﺍﻧﻰ ﻭﺇﻃﻔﺎﺀ ﺍﻟﺴﺮﺍﺝ ﺑﺎﻟﻨﻔﺲ : ﻛﻞ ﺫﻟﻚ ﻳﻮﺭﺙ ﺍﻟﻔﻘﺮ , ﻋﺮﻑ ﺫﻟﻚ ﺑﺎﻵﺛﺎﺭ

Meremehkan shalat, bersegera keluar dari masjid setelah shalat fajar, berpagi2 berangkat ke pasar, berlambat-lambat kembali dari pasar, membeli sisa-sisa roti dari orang fakir, meminta minta, mendoakan keburukan terhadap ortu, tidak menutup cawan, dan mematikan lampu minyak dengan nafas, semua hal itu bisa menyebabkan kefakiran, itu bisa diketahui dari atsar.

ﻭﻛﺬﺍ ﺍﻟﻜﺘﺎﺑﺔ ﺑﺎﻟﻘﻠﻢ ﺍﻟﻤﻌﻘﻮﺩ، ﻭﺍﻻﻣﺘﺸﺎﻁ ﺑﺎﻟﻤﺸﻂ ﺍﻟﻤﻨﻜﺴﺮ، ﻭﺗﺮﻙ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻟﻠﻮﺍﻟﺪﻳﻦ، ﻭﺍﻟﺘﻌﻤﻢ ﻗﺎﻋﺪﺍ، ﻭﺍﻟﺘﺴﺮﻭﻝ ﻗﺎﺋﻤﺎ، ﻭﺍﻟﺒﺨﻞ ﻭﺍﻟﺘﻘﺘﻴﺮ، ﻭﺍﻹﺳﺮﺍﻑ، ﻭﺍﻟﻜﺴﻞ ﻭﺍﻟﺘﻮﺍﻧﻰ ﻭﺍﻟﺘﻬﺎﺅﻥ ﻓﻰ ﺍﻷﻣﻮﺭ

Begitu juga, hal lain yang menyebabkan kefakiran adalah menulis dengan pena yang melengkung, bersisir dengan sisir yang rusak, tidak mendoakan kedua ortunya, memakai serban sambil duduk, memakai celana sambil berdiri, pelit, terlalu irit, terlalu berlebihan, malas, menunda nunda dan menganggap remeh/menyepelekan urusan-urusan, semuanya itu menyebabkan fakir seseorang.


Berikut ini secara berurutan 34 hal tersebut yang bisa menjadikan sebab kefakiran, semoga kita bisa terhindar dan menghindarinya.


1. Tidur dalam keadaan telajang
2. Kencing dalam keadaan telanjang
3. Makan dalam keadaan berjunub
4. Makan sambil tiduran
5. Membiarkan berserakannya sisa makanan.
6. Membakar kulit bawang merah dan bawang putih.
7. Menyapu lantai dengan sapu tangan.
8. Menyapu rumah di malam hari
9. Membiarkan sampah mengotori rumah.
10. Memanggil orang tua dengan nama pengisi.
11. Mencongkel gigi dengan benda kasar.
12. Mencuci tangan dengan lumpur dan debu.
13. Duduk di beranda pintu.
14. Besandar pada kaki gawang pintu.
15. Berwudhu 'di tempat Qada hajat (Buang air besar dan kecil).
16. Menjahit pakaian yang sedang dipakai.
17. Mengelap wajah dengan kain.
18. Membiarkan sarang laba-laba dirumah.
19. Meremehkan shalat.
20. Bersegera keluar dari mesjid sesudah shalat subuh.
21. Pergi ke pasar di pagi buta.
22. Berlama-lama di pasar.
23. Membeli potongan makanan dari fakir yang meminta-minta (mengemis).
24. Berdoa keburukan kepada anak.
25. Mematikan lampu (lilin) ​​dengan cara meniup.
26. Menulis dengan pena rusak.
27. Menyisir rambut dengan sisir rusak.
28. Tidak mau berdoa dengan kebagusan orang tua.
29. Memakai sorban sambil duduk.
30. Memakai celana sambil berdiri.
31. Bersikap kikir.
32. Terlalu hemat.
33. Berlebihan dalam kehidupan.
34. Suka menunda dan meremehkan pekerjaan.

Semoga Bermanfaat, Aamiin


{Sumber: Kitab Ta'lim Muta'alim Hal.43-44}

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *